Cyclops Raksasa Bermata Satu

Well, readers kali ini nama.monster akan membahas tentang makhluk raksasa dengan kekuatannya yang mengerikan. Makhluk satu ini berasal dari mitologi Yunani, yang memang terkenal dengan legenda tentang dewa-dewi dan juga monster-monsternya.

Pernah dengar atau tahu kisah tentang Cyclops? Makhluk yang digambarkan memiliki tubuh sangat besar (raksasa) dengan mata satunya ini, seringkali muncul dalam cerita mitologi Yunani. Diceritakan juga bahwa Cyclops merupakan ras manusia purba raksasa. Ada beberapa versi cerita tentang Cyclops, yakni berdasarkan Hesiod dan Homer. Keduanya adalah sastrawan yang sangat terkenal di jamannya dengan berbagai cerita dan mitologi.

Menurut Theogony karya Hesiod, Cyclops merupakan anak yang terlahir dari hubungan Uranus (Dewa Langit) dan Gaia (Dewi Bumi). Bersama dengan 15 belas saudaranya yang lain, Cyclops sangat dibenci oleh ayahnya sendiri (Uranus). Dalam puisi karya Hesiod tersebut, Cyclops sebenarnya merujuk kepada 3 raksasa (Cyclopes), yakni Brontes (Guntu), Steropes (Petir), dan Arges (Terang). Setelah dilahirkan kesemua anak Uranus dipenjarakan, jauh di dalam tanah, disuatu tempat di tubuh Ibu mereka Gaia (Earth). Salah satu anak dari Uranus (Cronos) berhasil melawannya, dan membebaskan anak Uranus yang lain sesama Titan, namun tidak dengan Cyclops. Cronos berhasil menguasai cosmos berikut dengan saudaranya sesama Titan.

Cronos diceritakan memakan semua anaknya, kecuali dewa Zeus yang disembunyikan oleh Ibunya Rhea. Zeus lah yang nantinya membebaskan Cyclopes, dan untuk menyampaikan rasa terima kasihnya mereka memberikan Zeus Petir. Petir ini sebelumnya disembunyikan oleh Gaia, Ibu dari Cyclops. Kekuatan dari Petir tersebut yang sangat dahsyat, berhasil menjadi senjata yang dapat digunakan Zeus untuk mengalahkan Cronos. Tak berselang lama setelah kekalahan Cronos, Zeus pun menjadi penguasa dari Cosmos, dan Cyclops bebas dari tahanan Cronos.

Source : free-images.com (Annibale Carracci)

Lain halnya dengan puisi dari Hesiod, Homer menceritakan bahwa Cyclops merupakan anak laki-laki dari Poseidon (penguasa lautan) dan Thoosa (peri hutan). Cyclops digambarkan tidak memiliki keahlian apapun, tidak mampu bercocok tanam, membuat kapal, dan melakukan keahlian lainnya. Mereka umumnya tinggal di dalam goa, yang berada di gunung-gunung. Tak satu pun dari mereka yang hidup berdasarkan aturan atau hukum yang berlaku. Cyclops juga diceritakan sangat bangga pada dirinya sendiri, sehingga tidak pernah mengakui keberadaan tuhan, atau dewa. Diantara para Cyclops yang paling terkenal dan paling kuat dalam cerita Homer adalah Polyphemus.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *