Empat Hewan Mitologi Jawa

  1. Ahool

Ahool merupakan hewan mitologi jawa yang bentuknya tidak jauh beda dengan kelelawar. Tapi ukurannya sangat besar dengan bentangan sayap mencapai tiga meter. Hewan ini tidak memiliki kemampuan khusus, tapi ukurannya yang tidak normal untuk seukuran kelelawar cukup membuat takut. Hewan mitologi Jawa ini dikenal karena mengeluarkan suara “ahooooollll” dan karena itulah diberi nama Ahool. Orang yang pertama kali melihat adalah Dr. Ernest Bartels yang seorang ahli ilmu burung. Sebenarnya, sekarang Ahool malah dianggap kriptid daripada hewan mitologi. Untuk yang tidak tahu istilah kriptid, kriptid adalah hewan atau tumbuhan yang katanya ada, tapi masih belum bisa dibuktikan secara ilmiah. Bicara masalah penerbang, mungkin anda ingin mengetahui makhluk mitologi bersayap.

Ahool
Ahool
  1. Serigala Jawa

Serigala Jawa adalah hewan mitologi Jawa yang sekarang lebih dianggap kriptid seperti Ahool. Karena seharusnya hewan ini sudah punah tiga ratus ribu tahun yang lalu. Taring serigala jawa cukup panjang dan besar dibandingkan anjing liar biasa. Memang belum ada catatan atau laporan orang yang melihat serigala jawa, tapi ada laporan tentang adanya aktivitas serigala. Beberapa warga pedesaan melaporkan bahwa hewan ternak mereka tercabik-cabik. Dilihat dari lukanya, warga melaporkan bahwa gigitan seperti itu mirip bekas gigitan serigala.

Serigala Jawa
Serigala Jawa
  1. Kawuk

Kawuk adalah hewan mitologi Jawa yang struktur tubuhnya tidak jauh beda dengan biawak. Hewan ini cukup terkenal di Nusakambangan. Meski mirip biawak, kawuk mampu berdiri tegak dan ukurannya lebih besar dari biawak. Kemampuan yang tidak dimiliki oleh biawak. Selain itu juga terkenal karena masuk daftar kriptid sebagai salah satu hewan purba yang bertahan hidup. Selain kawuk, sebenarnya cukup banyak hewan purba yang sudah dinyatakan punah oleh sains masih berkeliaran di Indonesia ini. Beberapa ilmuwan berpendapat bahwa kawuk masih berkerabat dengan velociraptor.

Kawuk
  1. Kuda Sembrani

Kuda Sembrani adalah hewan mitologi Jawa yang berbentuk kuda bersayap. Bisa dibilang bahwa orang Jawa menyebut pegasus dengan sebutan Kuda Sembrani. Kekuatannya tidak jauh beda dengan pegasus. Kuda ini terkenal karena sering jadi tunggangan oleh para tokoh dalam sejarah Jawa yang lumayan sakti. Contoh penunggang kuda sembrani adalah Sultan Agung dari Mataram. Mungkin anda ingin mengetahui pegasus lebih dalam.

Kuda Sembrani
Kuda Sembrani

Dari empat hewan mitologi jawa yang disebutkan di atas, yang paling kuat adalah kuda sembrani. Karena hewan mistik ini setara dengan makhluk mitologi yunani bernama pegasus. Yang bisa terbang dan berlari dengan kecepatan tinggi.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *