Makhluk Mitologi

Seperti yang sudah kita ketahui, keberadaan manusia bukan hanya jadi satu dari sekian banyak makhluk yang pernah tinggal di bumi ini. Berdasarkan cerita sejarah atau fable (cerita rakyat) yang tersebar di masyarakat, bumi yang kita tempati ini dihuni oleh makhluk mitologi yang sedikitnya pernah dilihat langsung oleh mata manusia.

source deviantart.com

Kenapa disebut dengan makhluk mitologis?

Karena makhluk-makhluk ini keberadaannya diceritakan dalam kisah-kisah mitologis, legenda, ataupun fabel. Makhluk-makhluk ini juga biasanya berkaitan dengan satu masyarakat dan dipercaya memiliki daya tarik magis baik kekuatan maupun penampilannya.

Karena kisah para makhluk ini jugahjuga masih menjadi mitos jadi, keberadaannya dipercaya oleh masyarakat yang menganut kepercayaan tersebut saja namun, tidak sedikit juga report yang diberikan oleh orang-orang yang mengaku pernah melihat bentuk makhluk-makhluk tersebut.

 

Sifat-sifat dari makhluk mitologis ini diantaranya adalah :
  1. Mitos

Artinya keberadaan makhluk-makhluk ini dipercaya oleh penganut mitologi yang bersangkutan di satu daerah masyarakat atau bangsa yang diceritakan turun temurun dan diaplikasikan bentuknya dalam karya seni, dan sebagainya.

Beberapa makhluk ini juga biasanya memiliki asal usul yang diturunkan dalam tradisi di masyarakat yang memercayainya. Asal usul makhluk ini juga bisa berkaitan dengan norma masyarakat, fenomena alam, dan kepercayaan yang dianut di tengah masyarakat tersebut. Contohnya adalah naga.

 

source pusakadunia.net
  1. Hibrida

Makhluk-makhluk mitologi digambarkan dalam bentuk yang fantastis, bisa dalam wujud hewan yang luar biasa di luar akal manusia, humanoid (bentuknya seperti manusia), atau hewan campuran. Banyak dari makhluk ini berwujud hibrida, gabungan dari 2 hewan atau lebih atau berwujud setengah manusia setengah hewan.

Bentuk hibrida ini dipercaya adalah salah satu usaha agar manusia memiliki kekuatan hewan yang mereka inginkan. Contohnya putri duyung yang merupakan penggabungan manusia dengan ikan.

source ebay.com

Makhluk-makhluk mitologi dalam bentuk hibrida juga ada yang merupakan gabungan antara 2 hewan yang ideal fungsi tubuh satu sama lainnya. Contoh yang familiar di kalangan masyarakat adalah griffin, gabungan singa dengan elang yang melambangkan kekuasaan di langit (elang) dan di darat (singa).

source redbubble.com
  1. Kriptid

Bagi mereka yang memercayai makhluk-makhluk ini percaya jika keberadaan mereka hingga hari ini masih ada berdasarkan kesaksian dari orang-orang yang mengaku pernah bertemu dengan makhluk-makhluk ini di bagian bumi lainnya. Namun, makhluk mitologis ini bersembunyi dan menghindari kontak langsung dengan manusia sehingga sangat sulit mencari jejak keberadaannya.

Inilah yang disebut dengan mitos dikarenakan keberadaan makhluk ini tidak dapat diekspos ramai-ramai, apabila penampakannya dapat ditangkap tanpa sengaja pun maka, kemunculannya dianggap kriptid (hewan tersembunyi).

Contoh yang bisa diamati adalah kemunculan loch ness di Skotlandia. Kemunculannya pernah menggemparkan khalayak ramai hingga diangkat ke layar lebar tentang makhluk kriptid yang diberi nama kecil “Nessie” ini.

source mythology.wikia.org

Contoh lainnya adalah big foot dalam cerita rakyat orang asli Amerika Utara yang digambarkan seperti primata tegap berukuran besar dan disebut dengan “Sasquatch”.

source bigfootencounters.com
  1. Masih dipenuhi kekeliruan

Keberadaan dari makhluk-makluk mitologis ini masih belum bisa dipastikan kebenarannya. Karena kebanyakan dari penampakan yang tertangkap oleh manusia bentuknya tidak tampak jelas dan tidak sesuai dengan legenda yang diceritakan.

Misalnya saja kesaksian yang diberikan oleh Marco Polo, seorang penjelajah dari Italia yang mengaku melihat unicorn di tanah Jawa tetapi, dengan penggambaran yang jauh berbeda dengan mitos unicorn yang banyak diceritakan.

Unicorn digambarkan sebagai makhluk mitologis yang cantik, anggun, dan agung dalam wujud kuda putih bertanduk satu sedangkan yang ia gambarkan adalah makhluk yang berukuran lebih kecil dari gajah, bertanduk satu di dahi dan berwajah jelek. Padahal yang Marco polo lihat sebenarnya adalah Badak Jawa, ia mengaku keliru tentang kesaksiannya melihat unicorn yang sangat jauh tidak sesuai dengan legenda unicorn.

source pinterest.com

 

source instagram.com

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *