Sang Raja Burung Garuda

Hi readers, anda pasti pernah mendengar tentang makhluk mitologi satu ini bukan? Monster satu ini, dibandingkan menakutkan lebih terkesan agung, disegani, dan menjadi lambang kekuatan serta kebijaksanaan. Garuda merupakan makhluk yang digambarkan sebagai manusia burung dengan dengan bulu keemasan, sayap yang membentang besar, dengan ciri fisik yang kuat dan gagah.

Source : Pixabay (Agus Santoso)

Lalu sebenarnya dari mana sih asal usul dari burung Garuda ini sendiri? Kenapa burung ini seringkali dijadikan sebagai simbol atau lambang. Bahkan negara kita, menjadikan burung Garuda sebagai lambang Negara. Well, Garuda sendiri acapkali muncul dalam dongeng, legenda, atau cerita rakyat yang terlahir dari kebudayaan Hindu. Jauh sebelum agama Islam masuk ke Indonesia, agama Hindu merupakan agama yang dianut mayoritas penduduk Indonesia. Oleh karena itu, tidak menutup kemungkinan kebudayaan terkait agama Hindu banyak tersebar dan mempengaruhi semua aspek kehidupan masyarakat Indonesia.

Salah satunya adalah cerita atau legenda tentang Garuda. Garuda merupakan wahana atau kendaraan yang digunakan oleh dewa Wishnu. Salah satu dewa Trimurti (dewa tertinggi dalam agama Hindu.

Diceritakan bahwa Garuda adalah anak dari Vinata dan Kasyapa, yang merupakan perwujudan dari raja para burung. Garuda sendiri diceritakan merupakan musuh bebuyutan dari bangsa ular. Hal ini disebabkan oleh Vinata, ibu dari Garuda, yang memiliki hutang kepada Kadru. Hingga suatu ketika, Vinata tidak mampu untuk melunasi hutangnya kepada Kadru. Untuk membebaskan ibunya dari cengkreman Kadru, maka Garuda diminta untuk mencari Amerta. Amerta adalah air keabadian yang disimpan dan disajikan hanya untuk dewa-dewi khayangan. Air ini sangat sulit didapatkan, karena merupakan campuran dari inti sari air dari berbagai belahan samudera di Dunia. Siapapun yang meminum Amerta ini, maka niscaya dia akan mendapatkan keabadian layaknya dewa-dewi khayangan.

Baktinya yang besar kepada orang tuanya menuntun Garuda untuk mendapatkan air keabadian tersebut. Hingga Garuda bertarung dengan dewa Indra. Pertarungan tersebut berlangsung dengan dahsyat dan meninggalkan luka yang parah pada dewa Indra, serta kilat (braja) nya pun menjadi rusak. Ditengah perjalanan pulang setelah bertarung dengan dewa Indra, dia berjumpa dengan dewa Wishnu. Sang Dewa pun menawarkan kepada Garuda cara untuk mendapatkan keabadian tanpa meminum Amerta. Dewa Wishnu juga menawarkan kepada Garuda untuk menjadi wahana (kendaraan) Nya. Hingga akhirnya Garuda menyetujui tawaran dari dewa Wishnu dan ibunya bisa dibebaskan dari cengkreman Kadru.

Well, reader, itu tadi sekilas cerita tentang Garuda. Untuk membaca lebih banyak tentang makhluk mitologi, monster, ataupun makhluk cryptid tetap ikuti artikel kami selanjutnya!

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *